CLOSE ADS
CLOSE ADS

Israel Akan Membebaskan 620 Tahanan Palestina

SuaraNegeri.com
27 Februari 2025 | 10:05 WIB Last Updated 2025-02-27T03:05:25Z

SUARA NEGERI | GAZA — Hamas mengatakan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri penundaan Israel dalam membebaskan 620 tahanan Palestina yang seharusnya dibebaskan minggu lalu, setelah Hamas menegakkan kesepakatan gencatan senjata dengan membebaskan enam tawanan Israel dari Gaza.

Hamas mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa Israel akan membebaskan lebih banyak wanita dan anak-anak Palestina dari penjaranya pada hari Kamis (27/2), sementara kelompok itu akan secara bersamaan menyerahkan jenazah keempat tawanan Israel.

Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera, melaporkan dari kamp Nuseirat di Gaza tengah, mengatakan pertukaran itu diharapkan berlangsung pada hari Kamis, dengan Mesir mengawasi proses tersebut untuk memastikan bahwa kedua belah pihak memenuhi komitmen mereka.

Hamas menuduh Israel "menyabotase" gencatan senjata Gaza dengan menunda pembebasan 620 tahanan Palestina pada hari Sabtu. 

Israel membenarkan penundaan itu dengan mengutip kekhawatiran atas pertemuan publik besar-besaran saat orang-orang Israel dibebaskan, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggambarkan proses itu sebagai "upacara yang memalukan".

Perjanjian terbaru akan melengkapi kewajiban kedua belah pihak di bawah fase pertama gencatan senjata, di mana Hamas mengembalikan 33 tawanan, termasuk delapan jenazah, dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina.

Utusan Washington untuk Timur Tengah mengatakan pembicaraan untuk fase kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza masih berjalan sesuai rencana. Fase pertama dijadwalkan berakhir pada hari Sabtu.

"Kami membuat banyak kemajuan. Israel sedang mengirim tim saat ini," kata Steve Witkoff dalam sebuah acara untuk Komite Yahudi Amerika.

"Tim itu akan berada di Doha atau Kairo, tempat negosiasi akan dimulai lagi dengan Mesir dan Qatar," katanya.

Pembicaraan seharusnya dimulai beberapa minggu lalu, tetapi tidak jadi.

Witkoff, yang diperkirakan akan berada di wilayah tersebut dalam beberapa hari mendatang, mengatakan bahwa ia ingin kedua belah pihak berunding pada fase kedua, di mana semua tawanan yang masih ditahan Hamas akan dibebaskan dan perang akan dinegosiasikan.

Abu Azzoum mengatakan, ada indikasi yang berkembang bahwa Israel ingin memperoleh perpanjangan tahap pertama kesepakatan tersebut daripada terlibat dalam negosiasi tahap kedua.

“Sabtu depan, Israel seharusnya menarik diri dari Koridor Philadelphia sebagai bagian dari tahap pertama,” kata koresponden Al Jazeera, seraya menambahkan bahwa ini akan menjadi kesempatan untuk menguji kekuatan kesepakatan tersebut.

Koridor Philadelphia, sebidang tanah sepanjang 14 km (8,7 mil) yang mewakili keseluruhan wilayah perbatasan antara Gaza dan Mesir, telah menjadi titik pertikaian karena Israel berusaha mempertahankan kendali atas wilayah tersebut. (sumber: Al Jazeera)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Israel Akan Membebaskan 620 Tahanan Palestina

Trending Now

Iklan