SUARA NEGERI | SELAYAR — Puluhan warga Jampea mengurungkan niat untuk mendemo PLN. Pasalnya, lampu listrik yang beberapa malam ini padam mendadak menyala.
"Alhamdulillah Bang, sudah nyala. Tadi malam jam 10-an sudah nyala sampai pagi," kata warga Jampea yang enggan disebut jati dirinya, dalam pesan singkat WA yang dikirim ke redaksi, sesaat yang lalu. (2/4).
Sejatinya, hari ini warga akan menggeruduk PLN karena tak ada kejelasan soal pemadaman listrik. Namun karena sudah menyala warga pun mengurungkan niat itu.
"Lagi pula tak baik juga momen lebaran kita bersitegang. Jadi, kali ini kita memaafkan PLN," kata Andi Achyar.
Menurut Andi, kabar adanya penambahan 2 unit mesin pun sudah menggembirakan bagi warga. Meski belum tahu kapan itu akan terwujud.
Harapan warga Jampea PLN bisa menyala 24 jam, tidak lagi 12 jam seperti saat ini.
"Kita berharap PLN lebih profesional dalam melayani pelanggan. Jangan terkesan dzolim, contohnya kita telat bayar listrik langsung di putus, tapi mereka padamkan listrik tanpa pemberitahuan, budaya seperti itu tak baik di teruskan," kata dia.
Andi Achyar berharap peristiwa pemadaman listrik ini sebaiknya menjadi koreksi edukatif bagi PLN juga masyarakat.
"Saya yakin dan percaya, jika PLN profesional dalam pelayanan, warga pun akan lebih taat dalam membayar listrik," imbuhnya.
Sebelumnya, kepada awak media Kepala PLN Selayar M Said Azis mengatakan bahwa pembangkit di Jampea itu di bawah PT PLN Nusa Daya kemudian untuk jaringan listriknya di bawah PLN Selayar.
Terkait pemadaman diwilayah itu di karenakan adanya gangguan pada infrastruktur kelistrikan, sehingga berdampak kepada pasokan listrik di Sistem Kelistrikan Pulau Jampea.
Ia menyebut kondisi mesin pembangkit mengalami kerusakan. Dan kemarin tenaga ahli PLN sudah diterjunkan ke Pulau Jampea untuk selanjutnya melakukan perbaikan mesin dan menindaklanjuti penormalan pasokan listrik keseluruhan secara bertahap.
Tak hanya itu, guna tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat tim telah memasang genset di beberapa Masjid di Pulau Jampea. (R/01)